Shadow Teacher belajar : Metode ABA

Kali ini Shadow Teacher mendapat kesempatan untuk mengikuti seminar mini. Tujuannya untuk menambah wawasan Shadow Teacher dan peningkatan kemampuan SDM dalam menangani anak berkebutuhan khusus. Seminar mini bertemakan “Belajar ABA bareng kak Dame” di PNTC colomadu. Pemateri Dameria Sitompul, STR.Ftr.

Metode ABA Lovaas ini sudah ada sejak tahun 1960, namun baru masuk di Indonesia pada tahun 1996. ABA adalah program pengajaran yang intensif, terstruktur yang memecah perilaku dan kemampuan kompleks menjadi komponen sederhana. Anak-anak mempelajari setiap komponen tersebut dengan mencoba dan dapat dilihat bagaimana mereka merespon sebuah stimulus (misalnya suara/objek) respon yang benar mendapatkan hadiah dan respon yang tidak tepat di abaikan. Metode ABA ini bisa digunakan untuk anak dengan gangguan Autism, ADD, PDD-NOS, Hyperaktif, cerebral palsy, dll.

ABA adalah singkatan dari Applied Behavior Analysis. Applied artinya menunjujkan sesuatu hal yang teknis-praktis. Behaviour Analysis adalah teori belajar mengajar sesuatu yang kurang atau tidak dimilikinya. Anak diajarkan bagaimana menggunakan kata benda, kata kerja, kata ganti dan bahasa abstrak lainnya.

Tekhnik Dasar ABA
1. Discrete Trial Training
?Terapis memberikan intruksi.     Bila anak salah atau     tidak merespon sama sekali, katakan ‘tidak’
?ikuti proses dengan memberikan instruksi untuk kedua kalinya. Tetapi tidak merespon atau tetap salah? Katakan kembali ‘tidak’
? ikuti kembali instruksi untuk ketiga kalinya. LANGSUNG berikan prompt yang segera diikuti dengan konsekuensi positif.

2. Descrimination Dasar ABA
? Bila suatu respon (A) diberi hadiah pada suatu situasi (1) tetapi TIDAK diberi hadiah pada situasi lain (2) maka situasi 1 akan lebih menimbulkan respon A dari pada situasi 2

3. Intruksi
?singkat. Sebisa mungkin hanya satu kata. Kata kunci misalnya tiru, lihat, buka
? jelas. Perintah sesuai dengan apa yang ingin diajarkan
? konsisten

4. Prompt (bantuan)
Bantuan/arahan/dorongan/bimbingan agar anak berhasil melakukan bimbingan respon bimbingan yang benar. Jenis prompt :
* Lisan : ambil bola
* Fisik : raih tangan anak, letakkan di bola
* Gestural (gerak isyarat tubuh) : menunjuk bola
* Posisi letak : bola lebih dekat ke anak dari pada benda lain
* Model : mencontohkan respon untuk ditiru
* dimensional : ukuran bola lebih besar dari pada benda lain
* Visual : melirik

Instruksi 1➡bisa➡imbalan
Instruksi 1➡tidak bisa ➡tidak

Instruksi 2➡bisa➡imbalan
Instruksi 2 ➡tidak bisa➡tidak

Instruksi 3 + prompt ➡ imbalan

Keberhasilan terapi ini ditentukan oleh berat atau ringannya gejala yang ada di dalam otak sendiri. Umur, ketika terapi dimulai dari usia 2-5 kemungkinan besar untuk lebih baik ada. Bicara dan bahasa, kemampuan berbicara yang lebih baik akan mempunyai kemajuan yang lebih baik. Terapu yang intensif dan terpadu, seluruh keluarga, terapis, psikolog dan dokter juga guru di sekolah harus terlibat untuk memacu komunikasi yang baik.